Perjalan Jupiter Aerobatic Team



Lebih  dari 1 tahun tidak mem-posting berita, cerita ataupun apa saja. Maklum ada beberapa kegiatan yang harus diselesaikan sperti sekolah untuk jenjang karir maupun profesi sampai dengan pindahan rumah, keluarga termasuk sekolah sang jagoan (anak) heheh.... jadi kayak curhat.
Hanya sekedar info, kini profesi terbang sudah tidak di pesawat rotary wing lagi, dengan kata lain kembali ke selera asal fix wing.

Kebetulan saya dikasih kesempatan untuk ikut bergabung dengan tim JAT (jupiter aerobatic team) yang berangkat ke singapura dalam rangka Singapore Air show...... lumayan bisa jalan jalan sambil nambah wawasan heheh.

Hari pertama perjalanan kami dari yogyakarta menuju lanud halim jakarta.... dengan sedikit waswas... kami harus menembus awan dengan 8 pesawat secara formasi saat akan mendarat, mungkin bagi teman teman yg biasa terbang sudah biasa menembus awan, tapi yg jadi lebih harus ekstra waspada adalah menembus awan dengan 8 pesawat secara bersamaan. Singkat cerita kami landing dengan aman di jakarta yg disambut oleh Dankodikau beserta staf serta Danlanud Halim beserta staf.

Regenerasi Leader Dynamic Pegasus

Hari yang cerah diawali dengan kesibukan para anggota skadron udara 7 untuk mempersiapkan "final check" dalam menyelenggarakan Sertijab pucuk pimpinan Skadron Udara 7. Ada yang melihat setting tempat duduk, hidangan, persiapan uapcara, acara kenal pamit serta tradisi passing in dan passing out. Memang semua anggota telah mengerti, memahami dan melaksankan tugas masing-masing sehingga semua persiapan dapat dilaksankan secara maksimal.

Serah terima jabatan komandan skadron merupakan hal yang biasa dilaksankan seiring regenerasi pimpinan satuan udara. Jabatanyang diemban menjadi komandan satuan bukanlah hal yang mudah dan ringan, membutuhkan kematangan pikiran, sikap dan tidankan dalam membawa bawahan yang memiliki alutsista udara berupa pesawat helikopter ec 120 b colibri dan bell 47 g soloy.

Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjnadi

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya tentang pergantian nama-nama pangkalan TNI AU (KLIK), kali ini saya akan bahas salah satu nama tersebut yakni Pangkalan TNI AU  Roesmin Nurjadin yang ada di Pekanbaru. Roesmin Nurjadin diambil dari salah satu tokoh AURI  yaitu Marsekal TNI (purn) Roesmin Nurjadin yang merupakan penerbang jet tempur pertama. Tokoh yang lahir di Malang tanggal 31-05-1930an ini telah melaksanakan Operasi Tegas yakni operasi yang dilaksanakan untuk mengambil alih Pangkalan Udara Simpang Tiga di Pekanbaru dari tangan pemberontak PRRI/Permesta di Sumatra. Roesmin telah berhasil menghancurkan bunker-bunker serta pesawat milik angkatan udara revolusioner, untuk mengenang jasa-jasanya maka nama Roesmin Nurjadin dijadikan sebagai pengganti nama Lanud Pekanbaru.
Perjalan Roesmin Nurjadin :
01-03-1952 : Diterima sebagai siswa Perwira Penerbang Kalijati-subang
07-07-1952 : Ditempatkan sebagai penerbang Skadron 3 Pemburu Halim Perdana Kusuma

TERKENANG MAS TONI HARTONO DI BANDUNG AIR SHOW

Hari itu rabu 26 oktober 2012 saya duduk di cokpit sebelah kanan dengan posisi pesawat sebagai no empat berbentuk formasi delta di 6 pesawat ec 120 b colibri, kemudian mendarat di pangkalan tni au Husein. Prosedure post flight dilaksankan sesuai procedure. Kira kira 100 meter dihadapan saya terlihat seseorang berbadan mungil mengenakan kemeja putih celana hitam datang menghampiri dan ternyata beliau adalah seseorang yang sangat saya kenal. Dengan sumringah saya panggil “SIR” panggilan ketika saya masih berstatus Siswa di Sekolah Penerbang TNI AU Yogyakarta. Jabatan erat dengan senyum yang khas nan ramahnya kami bercengkrama ngobrol tentang masa lalu dan kini.

Sejarah Singkat Satuan Udara Pertanian (Satud Tani) Bagian 2

Kemampuan Operasional

Satuan Udara Pertanian dengan pesawat PC-6/B2-H2 Pilatus Porter memiliki berbagai macam kemampuan operasional dalam melakukan berbagai macam misi penerbangan, yaitu sebagai berikut:

a. Agricultural duties (crop spraying).   Pesawat PC-6/B2-H2 Pilatus Porter mampu menyemprotkan cairan dan menabur granular/butiran pada areal yang luas dengan medan yang sulit  seperti perkebunan, persawahan, tegalan, hutan, dan pegunungan.    Aplikasi dapat dilakukan secara serentak dan cepat sebab bila dilakukan secara manual atau menggunakan melalui media darat menjadi kurang efektif dan efisien.   Pesawat PC-6 dapat digunakan sebagai sarana utama dalam menghadapi keadaan darurat khususnya dalam bidang pertanian, seperti adanya eksplosif serangan hama yang membutuhkan penanganan cepat yang melibatkan Kementan dan Pemda.   Pelaksanaan agricultural duties diantaranya penerapan teknologi cane ripener, penyemprotan cairan herbisida dan disinfektan.