Public Relation Sarana Membangun Citra

Pendahuluan
• Kemampuan berkomunikasi & interaksi dgn masy DN maupun LNà tuntutan masy global
• Setiap orang/organisasi/institusi berkepenting- an memproyeksikan Citranya yang baik
• Sorotan masy thd Citra TNI sbg bag Orba à Tuntutan tugas PR TNI/TNI AU mengemuka Perlu pemahaman Fungsi, Peran, Sasaran, Konsepsi dan Strategi PR TNI/TNI AU
Pokok Bahasan
 Pendahuluan
 Pemahaman Public Relations
 Permasalahan Citra TNI
 Perang Informasi & Kebebasan Pers
 Konsepsi / Strategi PR TNI AU
 Penutup dan Kesimpulan


Pengertian dan Fungsi PR
PR adalah seluruh upaya yg dilakukan scr terencana dan berkesinambungan dlm mencipta & memelihara niat baik & saling pengertian antara satu organisasi dgn segenap khalayaknya (British Institute of PR)
PR adalah semua bentuk komunikasi yg terencana baik ke dlm maupun ke luar, antara satu organisasi dengan semua khalayaknya dlm mencapai tujuan berdasarkan saling pengertian (Frank Jefkins)
Peran dan Sasaran PR
 Penasehat Ahli (Expert prescriber)
 Fasilitator Komunikator
 Fasilitator Pemecah Masalah
 Teknisi Komunikasi
 Membangun Identitas / Citr Menghadapi Krisis / pulihkan Citra
PR bukan tugas yg ringan, dibutuhkan puan komunikasi, organisasi, integrtitas personal, imajinasi, ingin tahu, peneliti & puan evaluasi


Pemahaman Citra
Citra adalah gambaran yg dimiliki orang banyak mengenai pribadi, perusahaan, organisasi, institusi atau produk2 ( Depdikbud 1995 )
(Frank Jefkins, 1992)
• CITRA BAYANGAN (Mirror Image) Citra yg dianut orang dalam mengenai pandangan luar thd organisasinya à tdk ssi kenyataan / ilusi
• CITRA YG BERLAKU (Current Image) Citra yg dianut pihak luar mengenai organisasi à tdk ssi kenyataan, krn pengetahuan terbatas
• CITRA YG DIHARAPKAN (Wish Image) Citra yg diinginkan manajemen à konotasi baik, dirumuskan utk sesuatu yg baru sblm masy tahu
• CITRA PERUSAHAAN (Corporate Image) Citra organisasi keseluruhan, terbentuk dr sejarah riwayat, keberhasilan, stabilitas, reputasi, komitmen

Perang Informasi dan Kebebasan Pers
 Fenomena Global, penyelesaian konflik tidak dilakukan dgn perang konvensional tetapi melalui sarana politik, ekonomi, budaya dan Informasi.
 Perang Informasi berkaitan erat dgn munculnya gejolak di tengah2 kehidupan masyarakat, & dgn euphoria kebebasan pers / kebebasan berpendapat
 TNI AU perlu kendalikan informasi yg berpotensi merusak sendi2 kehidupan TNI / TNI AU

Strategi PR TNI AU
Cara mencapai sesuatu dgn sarana yg tersedia (Vademikum Seskoau, 1997)
 Means (kemampuan yg ada)
 Ways (upaya2 yg dilakukan)
 Ends (tujuan yg hendak dicapai)
Utk memilih strategi yg tepat harus didukung analisa pemetaan sit yg tepat,yang tercermin pd pemahaman ttg : Tugas pokok,Tantangan, Peluang dan Kendala
Tugas Pokok PR TNI AU
Dalam struktur organisasi TNI AU, Dispenau memikul tugas & tg jawab melaks PR TNI AU.
 Penerangan Pasukan (Penpas) Bin ke dalam, sampaikan bijak pimp TNI AU untuk bin moril, kat kinerja anggota / satuan dll
 Penerangan Umum (Penum). Sifat ke luar, utk jelaskan bijak pimp TNI AU, permasalahan TNI AU pd masyarakat luas Penum dan Penpas mrpk proses terpadu dlm pembangunan Citra TNI AU

Tantangan dan Kendala
Tuntutan puan utk Cipta Opini Publik, yg bersifat internal (Penpas) maupun eksternal (Penum) dlm membangun Citra TNI AU
 Dendam politik sebagian masyarakat atas kebijakan / tindakan TNI masa lalu
 Keterbatasan dana utk wujudkan profesionalitas SDM / Alsuspen TNI AU ssi harapan
 Rendahnya take home pay prajurit à tergoda lakukan pelanggaran penuhi kebut se-hari2
 Adanya sebagian media massa yg memiliki agenda setting utk menyudutkan TNI

Peluang
 Semakin dewasanya publik dlm cermati masalah tetap solidnya TNI AU meski hadapi tantangan
 Adanya penyesuaian doktrin, etika kepemimpinan, kultur & isu2 lain ssi perkembangan demokrasi
 Semakin rasional & selektifnya masyarakat dlm menyikapi / memaknai berita di media massa

Pemberdayaan SDM
 Merubah / memacu SDM penerangan dari pendukung menjadi suatu Task ForceàSatgaspen yang profesional
 Pola penugasan, pendidikan dan pelatihan, kerjasama dgn instansi/pakar komunikasi utk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dlm hadapi era perang informasi

Upaya yg ditempuh (Ways)
 Membuka dialog yg berintikan pd restorasi, perluasan komunikasi, penjernihan masalah, untuk kurangi simpul2 Line of Communication
 Melakukan kerjasama dan kunjungan pada berbagai media massa / Instansi / pakar
 Memenuhi berbagai undangan, forum diskusi kajian ilmiah bidang kehumasan dll
 Mengcounter dan mengeliminasi berita negatif yg tidak proporsional ssi UU, Kode Etik, norma

Media utk Counter Issue Landasan Faktual, Rasional & Proporsional
 Jalur Hukum
 Media Massa
 Tanggapan / komentar akademisi
 Pakar yg ahli dlm bidangnya
 Lembaga pengkajian + poling pendapat
 Press Conference

Tujuan Akhir (Ends)
 Terjciptanya Line of Comunication untuk membangun kesepahaman (mutual respect) menuju saling percaya (mutual trust)
 Dgn adanya mutual trust kinerja & sistem dlm proses pembangunan bangsa lebih solid, efektif dlm mewujudkan masa depan bangsa yg lebih baik

Kesimpulan
 Persoalan kehidupan bangsa & Negara pada era global sangat dinamis / fluktuatif à Intensitas ber-ubah2
 PR tidak mudah diprogramkan scr baku
 Profesionalitas SDM mengacu pd teori dan norma sesuai perubahan yg ada
 Trial & Error menuju strategi PR yg lebih baik dlm upaya membangun Task Force menjadi Satgaspen yang profesional


Related Posts by Categories

0 comments:

Poskan Komentar